Skip to content
Januari 29, 2007 / dewanggastanpbg

Mendiknas :

Jakarta (Civitas)- Komentar ini muncul dari orang nomor satu di
Departemen Pendidikan Nasional saat mengomentari kebutuhan akuntan di
pemerintahan selain BPKP, Depkeu dan BPK seperti dilansir detik.com
(16/1).


“Akuntan itu dipakai oleh Depkeu, BPKP dan BPK, apa perlu STAN diatur,
bukan di bawah Depkeu, tapi di bawah Presiden supaya lulusannya bisa
di-share bersama,” tegas Bambang.

Mendiknas Bambang Sudibyo menambahkan, Depkeu harus mau membagi
akuntan lulusan STAN-nya ke departemen lain. Keberadaan akuntan di
departemen sangat minim.
Wacana Bambang Soedibyo ini muncul saat menanggapi kesulitan BPK
mengaudit laporan keuangan pemerintah dalam waktu 2 bulan. Seperti
diungkapkan Anggota BPK I Gusti Agung Rai, dalam diskusi mengenai
Laporan Keuangan Pemerintah di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin malam
(15/1).
Sesuai UU, saat ini kementerian dan lembaga punya waktu 2 bulan hingga
Februari untuk menyampaikan laporan keuangan kepada Depkeu. Dan Depkeu
punya waktu 1 bulan sebelum menyerahkannya ke BPK.
Kebutuhan tenaga akuntansi sangat diperlukan oleh departemen-departemen
teknis sebagai entitas pelaporan yang menyelenggarakan laporan keuangan
yang akan dikompilasi departemen keuangan.
Saat ini lulusan STAN digunakan untuk unit-unit di bawah Departemen
Keuangan dan beberapa instansi seperti di BPKP, BPK dan Kementerian
BUMN. STAN, hingga saat ini telah beberapa kali mengalami metamorfosis.
Cikal bakal sekolah tinggi ini bermula dari kebutuhan akan tenaga
akuntansi dan keuangan di departemen keuangan. Terlihat dari pendirian
STIKN (1959), Akademi Threasuri Negara (1960), Akademi Dinas Pemeriksa
Keuangan (1963). Terakhir didirikan Institut Ilmu keuangan (IIK) pada
tahun 1967 dan berganti menjadi STAN tahun 1975.
Akhir 2004, STAN bersama sekolah kedinasan sempat mengalami surut
ketika Mendiknas dijabat Malik Fajar berencana membubarkan
sekolah-sekolah kedinasan di luar departemen pendidikan nasional.
Kalau wacana mendiknas ini menjadi kenyataan, perjalanan metamorfosis
STAN akan terus berlanjut dan memasuki babak baru. (m2n/dtk)

Civitas Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: