Skip to content
Mei 17, 2007 / dewanggastanpbg

Ogah Disclaimer, BEM STAN Terbitkan Standar Akuntansi

[civitas-stan.com] : Badan
Eksekutif Mahasiswa (BEM) 2006-2007 melakukan pencapaian besar dalam
periode kepengurusannya. BEM berhasil membuat standar akuntansi.
Sadimin, Ketua BLM 2007-2008, mengatakan untuk format laporan, belum
ada format bakunya, semuanya diserahkan kepada masing-masing. Ia
mengharapkan Standar Akuntansi BEM dapat diterapkan untuk seluruh KM
dengan ketetapan BLM.


“Mungkin tidak ada universitas lain di Indonesia yang mempunyai
Standar Akuntansi sendiri seperti BEM STAN 2006-2007, “ujar Beny
Setiawan, ketua BLM 2006-2007. Menanggapi hal ini Sadimin, Ketua BLM
2007-2008, memberikan komentar, “Kita harus memberikan penghargaan
terhadap hasil kerja BEM 2006-2007 berupa Standar Akuntansi Keuangan
BEM.”
Selama ini Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) BEM tidak mempunyai
standar, baik standar keuangan maupun standar kinerja. “BEM 2005-2006
lalu mengalami disclaimer karena tidak ada standar, tidak sesuai dengan
aturan akuntansi dan tidak ada penyimpangan, ” ujar Beny.
Dengan adanya Standar Akuntansi BEM tahun ini, BEM membuat laporannya
dengan accountable. Hal ini terlihat dari format LPJ BEM 2006-2007 yang
berbeda dengan tahun sebelumnya. “BEM membuat laporan kinerja yang
terukur dengan indikator-indikator dan sistem penilaian,” ujar Sadimin.
Menurutnya LPJ BEM saat ini mirip dengan Laporan Akuntansi Kinerja
Instansi Pemerintah (LAKIP).
Dalam ART KM STAN Pasal 24 “Badan Eksekutif Mahasiswa dapat menetapkan
peraturan yang mengikat seluruh anggota KM STAN dengan persetujuan
Badan Legislatif Mahasiswa (BLM).”. Oleh karena itu, dengan adanya
Standar Akuntansi KM STAN akan berimbas pula pada LPJ Elemen Kampus
lainnya. Menanggapi hal ini, Sadimin mengharapkan Standar Akuntansi BEM
dapat diterapkan untuk seluruh KM dengan ketetapan BLM. Terkait dengan
standar LPJ, Beny mengatakan bahwa di Kantor Akuntan Publik (KAP)
biasanya ada tiga standar yang diperlukan sebagai acuan
pertanggungjawaban suatu entitas: keuangan, kinerja dan komplain. Saat
ini BEM sudah mempunyai standar keuangan, lalu bagaimana dengan standar
yang lain?
Mengenai hal ini, Sadimin mengatakan, “Diharapkan BLM dapat membuat standar minimal hal-hal yang harus ada dalam LPJ.”

Lebih Ramping
Perbedaan LPJ BEM 2006-2007 lain yang mencolok terlihat pada
tampilannya. LPJ BEM terlihat lebih ramping.Perbedaan yang cukup
signifikan bila dibandingkan dengan LPJ BEM tahun lalu. Febri Fil Ilmi
Muntasya, anggota BLM 2007-2008 yang juga anggota BLM tahun sebelumnya
mengungkapkan bahwa LPJ BEM tahun ini berbeda dengan LPJ tahun lalu.
Tahun ini yang dilaporkan adalah laporan kinerja secara umum.
Alasannyan logis, menurut Febri, kalau ingin lihat kenapa tidak
langsung ke LPJ per acara.
Menanggapi hal ini Sadimin mengatakan bahwa bahwa tidak harus sebuah
LPJ itu tebal. Apalagi LPJ BEM sebelumnya sudah diperiksa oleh Unit
Pemeriksa. Sehingga LPJ yang diserahkan kepada BLM hanya berupa
substansinya yang akan menjadi bahan pertimbangan BLM untuk melakukan
pengesahan. Jika ada anggota BLM yang ingin mengetahui rincian anggaran
atau yang lainnya dapat menghubungi BEM.
Sekretaris Jendral BEM 2006-2007, Ibnu Wijaya juga menjelaskan bahwa
LPJ Kinerja BEM memakai standar kesepakatan internal BEM sedangkan
Laporan Keuangan BEM memakai Standar Akuntansi KM STAN yang telah
dibentuk BEM 2006-2007.
[Fita Rahmat]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: