Skip to content
Agustus 7, 2007 / dewanggastanpbg

Dinamika 2007 Diperpendek Jadi Empat Hari

Konsep sederhana itulah yang ditawarkan Syamsul Arifin selaku
Koordinator Pelaksana Dinamika 2007. Konsep awal itu muncul dikarenakan
hari pelaksanaan yang singkat. Dinamika tahun ini akan diselenggarakan
tanggal 14 – 17 September 2007.


Konsep umum Dinamika tahun 2007 direncanakan tidak jauh berbeda
dengan Dinamika 2006. “Secara konsep tidak ada yang berbeda, saya
melihat konsep Dinamika tahun kemarin sudah cukup baik, tetapi untuk
sekarang pelaksanaanya saja yang diperpendek menjadi empat hari.”
ujar Syamsul.

Ketika dimintai pendapatnya, Amir Mahmud N, mantan wapresma BEM 2005
yang juga Kabid Peneva 2006 memberikan pendapat senada. Konsep acara
Dinamika 2006 memang lebih baik dari tahun sebelumnya. Salah satunya
tentang pembagian tugas yang jelas antara acara dan peneva. Tetapi
memang ada beberapa hal yang mesti ditingkatkan. Salah satunya tentang
optimalisasi peran bidang mentoring dalam mengenalkan kehidupan kampus
secara keseluruhan. Menurut pendapatnya mentor seharusnya dibekali
segala pengetahuan tentang kampus. Acara STAN Fair dan Dinamika
Spesialisasi juga diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Dinamika di bulan ramadhan
Pelaksanaan Dinamika 2007 bertepatan dengan bulan puasa. Ada
beberapa penyesuaian direncanakan. Salah satunya tentang fun move.
Hidayat kasubid penanggung jawab acara (Jawara) berkomentar, “Konsep
awalnya akan kita bikin jalan, tapi akan makan waktu lebih banyak,
sudah kita perhitungkan kasar aja fun move kalau jogging 20 menit,
kalau kita jalan pasti akan makan waktu lebih banyak, sekarang belum
pasti akan bertambah atau tetap.”
Tetapi hal tersebut baru sebatas koordinasi antara sub bidang, belum
di”naik”kan ke bagian bidang, dan korlak sehingga belum ada
kesepakatan.
Menanggapi pelaksanaan Dinamika 2007 yang dilaksanakan saat puasa Hana
Kurniati mahasiswi tingkat satu Akuntansi yang juga staff Penilai dan
Evaluasi Dinamika 2007 memberikan penilainya “Positifnya
pelaksanaanya jadi lebih cepat, sehingga anggaran untuk pelaksanaan
bisa di-cut, sedangkan segi negatifnya karena puasa maka peserta tentu
akan lebih capek, dan ngantuk.”
Masalah dinamika di bulan puasa juga mendapat tanggapan dari Amir,
dinamika di bulan puasa memiliki kelebihan dan kekurangan, dia
menyoroti bahwa keadaan tersebut dapat meningkatkan kebersamaan.
Misalnya, dengan adanya acara buka dan sahur bersama.
[Widiyoko Adi/Wahyu Agung P]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: