Skip to content
Agustus 7, 2007 / dewanggastanpbg

Komitmen Panitia Wisuda, Berikan Pelayanan Terbaik

[civitas-stan.com] : Meskipun
tak jauh beda dengan wisuda tahun lalu, Panitia Wisuda (Panwis)
berkomitmen untuk memberi pelayanan terbaik untuk wisudawan. Selain itu
mereka juga menyiapkan sistem pelaporan periodik yang juga akan
disampaikan kepada Direktur STAN, Suyono Salamun, P.hD.



 Pada wisuda tahun lalu, pengantar wisudawan yang tidak
memiliki undangan terlantar karena tidak dapat memasuki ruang wisuda.
Rencananya kali ini hal tersebut akan diantisipasi dengan menyewa ruang
Cenderawasih, namun terkait dengan terbatasnya dana, hal itu masih
dalam proses perundingan. “Meski tidak ada tempat, tapi mereka akan
kami tertibkan,” papar Aji.
Solusi muncul dari Kepala Bidang (Kabid) Acara Wisuda, Andika Setyo
Hardianto, nantinya jika Cenderawasih tidak berhasil didapatkan, maka
akan ada big screen untuk pengantar yang tidak mendapat tempat. Juga
akan ada perubahan berarti dalam setting panggung, “Rencananya
panggung itu akan diperluas. Nantinya paduan suara dan para undangan
akan berada di panggung.”, tutur Andika.
Untuk mengantarkan wisuda ini sebagai momen tak terlupakan memang
memerlukan persiapan yang matang. Koodinator Pelaksana Wisuda 2007,
Tsani Aji Novarima, berpendapat, “Panitia Wisuda berusaha untuk
memberikan yang terbaik bagi wisudawan. Kepanitiaan yang solid dan
berdedikasi tinggi sangat menentukan keberhasilan acara ini. Begitulah
sekelumit gambaran yang kami dapat dari Panwis tahun lalu yang coba
dioptimalkan Panwis 2007.”
Menurut Tsani Aji, pagu iuran wisuda kali ini mencapai Rp. 450 ribu.
“Akan tetapi itu angka maksimal, tidak mungkin naik lagi, malahan
dimungkinkan turun,” tegasnya. Sampai berita ini diturunkan belum ada
rapat dengan BLM untuk menentukan biaya Wisuda 2007.
Saat dikonfirmasi ke BLM, pembicaraan jumlah iuran itu baru dilakukan
setelah UAS. Menanggapi jumlah iuran, Adjie Amiseno yang juga menjabat
sebagai ketua STAN Informatic Club (STAN IC) berharap agar dilakukan
penghitungan yang tepat agar tidak sampai terjadi sisa anggaran seperti
tahun sebelumnya. Menanggapi tentang sisa dana tahun lalu, Andika
mengatakan semua itu dari hasil efisiensi dan tahun ini akan
dimaksimalkan agar semua bisa efektif.
Lebih jauh lagi, Andika mengatakan nantinya akan ada semacam souvenir
untuk wisudawan begitu keluar dari ruang wisuda. Ketika ditanya tentang
bentuknya, “Sepertinya akan mengarah ke plakat, tapi masih akan
dipikirkan lagi.”, paparnya.
Demi terjembataninya aspirasi mahasiswa, Panwis mengadakan Public
Hearing wisuda pada tanggal 25 Juli. “Suara satu-dua orang saja
kurang mewakili, oleh karena itulah diadakan public hearing,” ujar
Tsani Aji.

Pada wisuda tahun lalu, pengantar wisudawan yang tidak memiliki
undangan terlantar karena tidak dapat memasuki ruang wisuda. Rencananya
kali ini hal tersebut akan diantisipasi dengan menyewa ruang
Cenderawasih, namun terkait dengan terbatasnya dana, hal itu masih
dalam proses perundingan. “Meski tidak ada tempat, tapi mereka akan
kami tertibkan,” papar Aji.Solusi muncul dari Kepala Bidang (Kabid)
Acara Wisuda, Andika Setyo Hardianto, nantinya jika Cenderawasih tidak
berhasil didapatkan, maka akan ada untuk pengantar yang tidak mendapat
tempat. Juga akan ada perubahan berarti dalam setting panggung,
“Rencananya panggung itu akan diperluas. Nantinya paduan suara dan
para undangan akan berada di panggung.”, tutur Andika.Untuk
mengantarkan wisuda ini sebagai momen tak terlupakan memang memerlukan
persiapan yang matang. Koodinator Pelaksana Wisuda 2007, Tsani Aji
Novarima, berpendapat, “Panitia Wisuda berusaha untuk memberikan yang
terbaik bagi wisudawan. Kepanitiaan yang solid dan berdedikasi tinggi
sangat menentukan keberhasilan acara ini. Begitulah sekelumit gambaran
yang kami dapat dari Panwis tahun lalu yang coba dioptimalkan Panwis
2007.”Menurut Tsani Aji, pagu iuran wisuda kali ini mencapai Rp. 450
ribu. “Akan tetapi itu angka maksimal, tidak mungkin naik lagi,
malahan dimungkinkan turun,” tegasnya. Sampai berita ini diturunkan
belum ada rapat dengan BLM untuk menentukan biaya Wisuda 2007.Saat
dikonfirmasi ke BLM, pembicaraan jumlah iuran itu baru dilakukan
setelah UAS. Menanggapi jumlah iuran, Adjie Amiseno yang juga menjabat
sebagai ketua STAN Informatic Club (STAN IC) berharap agar dilakukan
penghitungan yang tepat agar tidak sampai terjadi sisa anggaran seperti
tahun sebelumnya. Menanggapi tentang sisa dana tahun lalu, Andika
mengatakan semua itu dari hasil efisiensi dan tahun ini akan
dimaksimalkan agar semua bisa efektif.Lebih jauh lagi, Andika
mengatakan nantinya akan ada semacam souvenir untuk wisudawan begitu
keluar dari ruang wisuda. Ketika ditanya tentang bentuknya,
“Sepertinya akan mengarah ke plakat, tapi masih akan dipikirkan
lagi.”, paparnya.Demi terjembataninya aspirasi mahasiswa, Panwis
mengadakan wisuda pada tanggal 25 Juli. “Suara satu-dua orang saja
kurang mewakili, oleh karena itulah diadakan ,” ujar Tsani Aji. [Guroh Dedi S/M. Rifqi Kusuma]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: