Skip to content
Oktober 3, 2007 / dewanggastanpbg

Pembulatan Biaya Daftar Ulang, Lari Kemana?

Jakarta-Civitas Online) Meskipun sudah lewat
waktunya, daftar ulang stan 2007 masih mengundang tanda tanya besar.
Misteri pembulatan biaya daftar ulang (DU) yang semula Rp 683.000
menjadi Rp 700.000 membuat beberapa pihak penasaran. Kemana larinya
selisih Rp 1700 tersebut?

Menurut pengakuan korlak dinamika, Slamet
Riyadi, itu semua sudah melalui persetujuan Pak Yono selaku direktur
STAN. Malah, tambah beliau, angka Rp 700.000 itu justru merupakan saran
dari Pak Yono. Beliau berasumsi bahwa jika angka Rp 683.000 yang
digunakan, justru akan merepotkan panitia daftar ulang sendiri karena
dianggap menyulitkan dalam hal perhitungan. Masukan ini kemudian
diamini oleh steering comitee dan akhirnya keluarlah angka Rp
700.000. Menteri Keuangan BEM, Suwardi, berkata bahwa selisih uang ini
masih belum pasti akan dialokasikan kemana. Katanya, akan ada pertemuan
lanjutan yang membahas alokasi dana ini bersama BEM dan BLM pada bulan
November nanti. Tapi yang pasti, tegasnya, selisih ini akan
dikembalikan kembali kepada mahasiswa. “Ada beberapa alternatif. Kita
akan memasukkan dana tersebut pada dana-dana seperti dana sosial,
pengabdian masyarakat , sarana dan prasarana. Yang jelas dana-dana
tersebut bukan untuk panitia,” ujarnya.Yang mengejutkan adalah ternyata
tak hanya biaya DU untuk diploma III saja yang mengalami pembulatan
tapi juga biaya untuk diploma I. Tapi yang aneh, bukan pembulatan ke
atas seperti pada diploma III akan tetapi justru mengalami pembulatan
ke bawah yaitu yang tadinya Rp 504.000 menjadi Rp 500.000. Mungkin
saja, ujar sekjen BEM Rangga Soleh, ini juga akan menjadi pertimbangan
BEM dalam mengalokasikan selisih Rp 1700, apakah selisih Rp 1700 akan
dikatrol untuk menutup biaya DU DI atau tidak.

Jumlah mahasiswa baru yang mendaftar tahun ini juga meleset jauh
dari estimasi. Tadinya jumlah mahasiswa baru yang daftar ulang
diperkirakan 1080 orang. Dan ternyata jumlahnya menjadi 1646 orang.
Tentu saja, hal ini berimplikasi pada peningkatan alokasi dana pada
tiap elkam. Elkam dapat mengajukan tambahan dana dengan sebelumnya
merinci program-program yang ingin dilaksanakan pada saat rapat
anggaran pendapatan dan belanja perubahan pada bulan november nanti.
Menteri keuangan BEM menambahkan, sosialisasi kepada elkam-elkam sudah
dilakukan pada awal akademis sehingga elkam-elkam tersebut sudah dapat
menyiapkan program-programnya.

Masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, mahasiswa baru yang
keberatan dengan biaya daftar ulang dapat mengajukan keringanan atau
pembebasan sama sekali dengan membawa syarat-syarat yang dibutuhkan.
Akan tetapi masih tetap saja ada mahasiswa baru yang menghindar dan
tidak mau membayar karena menganggap ini bukanlah suatu keharusan. Dari
sisi control internal sendiri dirasa kurang karena alur
registrasi melalui tahap mendaftar ke lembaga dahulu baru membayar
biaya daftar ulang pada panitia. Sehingga, mahasiswa yang sudah
melakukan entry data kepada lembaga dapat melenggang pergi tanpa
membayar biaya daftar ulang sepeser pun. Dan sudah semestinya pula,
mahasiswa yang tidak membayar itu tidak memiliki hak yang sama dengan
mahasiswa-mahasiswa yang sudah membayar biaya daftar ulang. Akan
tetapi, masih saja ada oknum-oknum yang melakukan kecurangan. Lagi-lagi
nurani kita diuji. Tanya kenapa? (Sapto Langgeng A)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: