Skip to content
Oktober 29, 2007 / dewanggastanpbg

Lalai Menempel Jadwal, Mahasiswa Pajak Kebingungan

Jadwal minimalis, seminggu kuliah dua hari.

(Jakarta – Civitas Online) Libur yang panjang tidak
hanya melenakan mahasiswa, pun para petugas sekretariat. Hari pertama
perkuliahan, mahasiswa Administrasi Perpajakan dibuat bingung dengan
jadwal perkuliahan mereka. Hal ini dikarenakan jadwal yang seharusnya
sudah diketahui, belum juga terpasang seluruhnya di kaca gedung P
seperti biasanya. Kejadian ini berlangsung hingga siang hari.
Akibatnya, mahasiswa yang memulai perkuliahannya jam delapan pagi,
banyak yang terlambat datang. Bahkan terpaksa tidak hadir kuliah
pertama karena tidak mengetahui jadwal dan ruang kelasnya.


Ketika dikonfirmasi, Kasubid Tata Laksana
Ajun Akuntan, Achmad Kuswardana mengatakan bahwa jadwal tersebut
sebenarnya sudah diselipkan di masing – masing absen kelas, namun
memang ada kelalaian untuk menempelnya. “ Ini memang kelalaian kami,
tidak menempel jadwal tersebut secepatnya, akhirnya dosen cari
mahasiswa, mahasiswa juga bingung cari dosennya”, ujarnya.

Ketidaktersedianya jadwal di kaca pengumuman, membuat beberapa
mahasiswa berinisiatif mengambil jadwal di dalam absen. Ironisnya,
sekretariat pagi itu hanya memilki satu file hardcopy jadwal kuliah
yang disertakan di absen tersebut. Menurut Achmad, pagi itu juga
terdapat hambatan teknis untuk mencetak kembali jadwal kuliah. Saat
ditanya akan kemungkinan untuk upload pengumuman kemahasiswaan melalui
website, Achmad mengatakan hal ini sudah diwacanakan dan sempat dibahas
dalam rapat.

Satu mata kuliah lupa dimasukkan

Selain lalai menempel, sekretariat Administrasi Perpajakan juga
lalai memasukkan satu mata kuliah dalam jadwal. Mata kuliah tersebut
adalah Laboratoriun Sistem Informasi Perpajakan untuk mahasiswa Pajak
semester lima. Akibatnya, mahasiswa baru bisa memulai mata kuliah
tersebut minggu depan. Hal yang unik lain adalah perbedaan jadwal yang
ekstrim akan banyaknya hari kuliah untuk tingkat III spesialisasi ini.
Kelas 3A Pajak misalnya, jadwal resmi dari sekretariat, kelas tersebut
hanya kuliah dua hari, yaitu senin dan selasa dengan enam mata kuliah
(belum ditambah Lab SIP, red). Sedang kelas lain ada yang kuliah tiga
hingga lima hari untuk jumlah mata kuliah yang sama. “Berat bagi kami
kalo kuliah padet begitu” ujar Anto, ketua kelas 3A.

Saat di konfirmasi, Achmad ternyata juga belum mengetahui hal ini.
Namun ia menyatakan ketidaksetujuan dengan jadwal yang ekstrim
tersebut. “ Mungkin faktor kesediaan dosen yang kebetulan hanya bisa di
hari itu saja, tapi tidak baik mahasiswa banyak liburnya,” ujarnya
menutup wawancara. (Aulia Rahimi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: