Skip to content
Februari 12, 2008 / dewanggastanpbg

Kiat Sukses Masuk STAN

Kiat Sukses Masuk STAN

Menurut penulis, sebenarnya tidak
ada kiat tertentu agar sukses dapat diterima menjadi mahasiswa/mahasiswa
STAN. Namun tidak ada salahnya, calon peserta USM STAN
mempersiapkan diri sebaik-baiknya agar peluangnya lebih besar dan
dapat bersaing dengan puluhan bahkan ratusan ribu peserta lain.

 


Ada beberapa
faktor-faktor pendukung agar sukses bisa diterima di STAN, yang
terdiri dari beberapa unsur pokok, yaitu :

  • Kecerdasan
    Akademik

  • Kecerdasan
    Emosi dan Mental

  • Kecerdasan
    Spiritual

 


Kecerdasan Akademik

Sebagai prasarat
mutlak untuk bisa mengikuti seleksi awal USM STAN adalah kemampuan
akademik, yaitu berupa nila rata-rata ujian tertulis minimal 7,0.
Entah itu ada nilai 5, 9 dan seterusnya, yang penting memenuhi
minimal rata-rata yang dipersyaratkan.

 

Setelah Anda
memenuhi persyaratan ini, baru bisa mendaftar sebagai peserta
ujian, namun ini baru permulaan dan baru memenuhi syarat menjadi
peserta, nah untuk memperbesar peluang diterima di STAN ada
beberapa lagi kemampuan yang dibutuhkan diantaranya kecerdasan
emosi dan mental serta kecerdasan spiritual.

 

Persiapan secara
akademik yang perlu dipersiapkan sejak dini, antara lain :

Potensi Akademik
& Kemampuan Umum
, yang dapat ditingkatkan dan dilatih sejak
dini dengan mempelajari

buku persiapan masuk stan
yang banyak diterbitkan alumni stan,
sebaiknya pilihlah buku persiapan/kumpulan soal yang tingkat
kesalahannya kecil dan yang berkualitas. Kemampuan umum dapat
ditingkatkan dengan mengikuti perkembangan isue terkini dari
televisi, koran, radio, dll.

Bahasa Inggris,
yang dapat ditingkatkan dengan mengikuti kursus-kursus yang banyak
diselenggarakan lembaga nonformal.

Bahasa Indonesia,
Materi bahasa Indonesia biasanya porsinya paling sedikit, namun
juga perlu dipersiapkan dengan baik agar dapat mendongkrak total
nilai, kelihatannya Bahasa Indonesia sangat mudah, namun jika
tidak teliti, banyak peserta yang terjebak, oleh karena itu miliki
pula buku pedoman ejaan yang disempurnakan.

 


Kecerdasan Emosional
dan Mental

Meskipun secara
akademik,nilai yang kita peroleh sangat bagus, namun jika saat
ujian tidak siap secara emosional dan mental, mungkin panik, grogi,
dan lain-sebagainya, hal ini akan sangat mempengaruhi hasil akhir
yang kita peroleh, karena akan memecah konsentrasi dan akhirnya
tidak bisa mengerjakan soal dengan baik.

 

Kecerdasan
Spiritual

Menurut penulis,
justru kecerdasan spiritual ini merupakan faktor paling menentukan.
Sepandai apapun jika Tuhan tidak menghendaki maka mustahil bisa
sukses dalam ujian masuk STAN, namun walaupun secara akademis
biasa-biasa saja, tidak menutup kemungkinan bisa diterima di STAN.
Oleh karena itu selain persiapan fisik, mental emosional, jangan
lupakan persiapan spiritual.

Apa itu persiapan
spiritual?

Jika semua persiapan
sudah dilakukan, maka jangan lupa untuk memohon kepada Tuhan Yang
Maha Menentukan (Yang Maha Meluluskan), agar selalu diberikan
kesehatan, diberikan kemudahan untuk menyerap materi pelajaran,
diberikan kemudahan untuk mengingat materi dan diberikan petunjuk
untuk mempelajari materi yang akan diujikan, mendapat bimbingan
saat ujian serta dapat sukses melaksanakan ujian. Persiapan
spiritual selain dilakukan dengan banyak berdoa, juga banyak minta
doa orang tua, saudara, teman serta dengan memperbanyak sedekah,
yang intinya selalu berusaha berdekat-dekat dengan penentu
keputusan (Tuhan YME).

Setelah itu semua
kita lakukan, kita harus menyerahkan semuanya kepada Yang Maha
Meluluskan.

Selamat bergabung
dengan keluarga besar Departemen Keuangan, dan menjadi pengelola
keuangan negara yang handal, cerdas dan jujur.

Disadur dari stan-prodip.info

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: