Skip to content
April 28, 2009 / dewanggastanpbg

AKADEMI ANGKATAN UDARA – YOGYAKARTA

AKADEMI ANGKATAN UDARA – YOGYAKARTA

AKADEMI ANGKATAN UDARA – YOGYAKARTA

Status: Kedinasan (Departemen Pertahanan RI)
  Alamat : Ksatriaan Akademi TNI Angkatan Udara, Adisucipto, Yogyakarta 55002.
Telepon : (0274) 486922 ext 6248.
Faks.: (0274) 488918.
Website : http://www.aau.ac.id
Gubernur: Marsekal Muda TNI M.B. Sidehabi, S.IP., M.B.A.
ANG

Sejarah Singkat
  Tanggal Berdiri: 1945
  Pendiri: TNI Angkatan Udara
  Sekolah
penerbangan Indonesia dimulai sejak sebelum perang. Pada 1 Agustus 1921
pemerintah Belanda dibuka sekolah penerbangan pertama di Indonesia di
Kalijati Subang, Jawa Barat: Sekolah Penerbangan Kalijati. Pada 1
Januari 1940, institusi itu menjadi Penerbangan Militer (Militaire
Luchvaart). Di sekitar waktu itu terdapat seorang warga pribumi, yang
lulusan Militaire Academy Breda (Belanda), Letnan R. Suryadi
Suryadarma. Penerbang pengintai inilah yang ditugaskan menjadi
instruktur di Sekolah Penerbang Kalijati. (Belakangan, setelah
kemerdekaan RI, Suryadarma dinyatakan sebagai Bapak AURI dan sekaligus
namanya diabadikan sebagai nama pangkalan udara Kalijati, 2001).
Pada 1939 Sekolah Penerbang digabungkan dengan Sekolah Pengintai di
Lapangan Andir Bandung. Dari situ direkrut 10 siswa –5 orang berhasil
mencapai Kleine Militaire Brevet (KMB), antara lain Husein
Sastranegara, Sulistio, dan H. Sujono; 2 orang mencapai Groote
Militaire Brevet (GMB), Adisutjipto dan Sambudjo Hurip, dan yang 3
orang kena grounded. Setelah penyerahan kedaulatan dari Belanda kepada
Pemerintah RI, Pangkalan Udara Andir membuka Sekolah Penerbang Lanjutan
(SPL) pada 1950, namun hanya menghasilkan 3 angkatan. Angkatan pertama,
1950: 10 penerbang militer dan 11 penerbang sipil. Di antara mereka ada
Rusmin Nurjadin. Angkatan kedua, 1952, meluluskan 16 penerbang –antara
lain, Ashadi Tjahjadi, Sompil Basuki, dan Suwoto Sukendar. Sedangkan
angkatan ketiga sebanyak 8 orang, antara lain, Nurtanio dan Supadio.
Sejarah Akademi Angkatan Udara dimulai sejak didirikannya Lembaga
Pendidikan Perwira TNI AU di Maguwo, Yogyakarta, di tahun kemerdekaan
RI. Akhir Desember 1945, Komodor Udara Suryadi Suryadarma merencanakan
pembentukan personil AU, yang kemudian diserahkan kepada Agustinus
Adisutjipto. Inilah embrio Akademi Angkatan Udara (AAU). Sat itu masih
menggunakan pesawat latih jenis cureng buatan 1933.
Sejak 1966 nama AAU diubah menjadi AKABRI Udara, dengan masa pendidikan
4-5 tahun. Pada masa itu, sistem rekrutmen perwira militer sukarela
melalui satu jalur komando, (Mako AKABRI), dipimpin oleh Danjen AKABRI.
Belakangan, masa tempuh pendidikan di AKABRI dikembalikan ke 3 tahun
dari sebelumnya 4 tahun. Namanya juga kembali ke Akademi Angkatan Udara
(AAU).
AAU merupakan lembaga/penyelenggara pendidikan militer sukarela
setingkat akademi yang menghasilkan perwira-perwira karir TNI AU
berpangkat Letnan Dua. Perwira lulusan AAU diproyeksikan mampu
mengemban tugas sebagai Prajurit TNI AU dan terus mengembangkan
kemampuannya sejalan dengan perkembangan teknologi.

Profil
  Jenjang pendidikan: D3.
Jumlah mahasiswa : 422 Karbol.
Jumlah lulusan, per tahun : 150 Karbol.
Jumlah alumni : 3.847 (37 angkatan).
Jumlah dosen tetap: 104 (pendidikan S2 : 14).
Luas kampus : 69 hektare.

Fasilitas Kampus
  Ruang kuliah: 28 kelas (@ 25 orang) dan 3 auditorium (kapasitas 150 orang).
Perpustakaan: Perpustakaan Prof. DR. Abdul Rachman Saleh, koleksi 5.646 judul, 13.000 eksemplar.
Laboratorium : Laboratorium Fisika, Kimia dan Bahasa untuk ilmu dasar;
Laboratorium dasar dan lanjut Elektronika, Microwave, Komputer,
Komunikasi Elektronika, Avionic, Telekomunikasi Analog dan Digital
untuk Jurusan Teknik Elektronika, Workshop/Laboratorium Aero Propulsi,
Aero Armament, Aero Metalurgi, Aero Mekanika, Aero Hydraulic dan
Pneumatic System untuk Jurusan Teknik Aeronautika, Laboratorium Sistem
Informasi dan Perencanaan Operasional (SIPO) dan Analisa Perencanaan
Kerja (APK) untuk Jurusan Teknik Manajemen Industri, Laboratorium
Komputer yang dilengkapi dengan akses internet Computer Base Training
(CBT).

Fasilitas lain:
Sarana olahraga: Stadion olahraga, gedung olahraga gimnasium, kolam
renang, lapangan tembak, 3 lapangan sepakbola, 3 lapangan basket, 3
lapangan voli, 2 lapangan badminton, 6 lapangan tenis, lapangan
atletik, ruang tenis meja, Fitness Center, sarana Cross Country.
2. Tempat tinggal: 7 flat karbol, mess perwira siswa, ruang makan.
3. Rekreasi dan pendukung: gedung serbaguna, Gedung Grha Dirgantara,
ruang dan panggung seni budaya, ruang kerja, ruang telekomunikasi,
warung Internet, ruang cukur, penjahit dan perbaikan sepatu, Home
Theater dan jaringan antena parabola, kantin, masjid, Museum Alumni
Akabri 1977.

Pendaftaran Mahasiswa Baru
  Tes
: pemeriksaan/pengujian yang meliputi: Postur dan lahiriah,
administrasi dan Screening Provoost, Kesehatan umum calon prajurit TNI
termasuk kesehatan jiwa, Kesamaptaan jasmani, termasuk renang,
psikologi, mental ideologi.

Akademik, untuk program: SMA/Madrasah Aliyah program A-1 dan A-2
meliputi PMP, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, dan
Matematika. SMU/Madrasah Aliyah program IPA meliputi PPKN, Bahasa
Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, dan Matematika.

Syarat: 1. Warga Negara Indonesia, Pria, bukan prajurit TNI dan anggota
Polri. 2. Percaya dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 3. Setia dan
taat kepada Pancasila dan UUD 1945. 4. Usia pada tahun pendidikan tidak
kurang dari 18 tahun dan tidak lebih dari 22 tahun. 5. Berkelakuan baik
dan tidak kehilangan hak menjadi prajurit TNI disertai dengan Surat (6)
Keterangan dari Kapolres setempat berdasarkan putusan Pengadilan yang
telah memperoleh kekuatan hukum yang tetap. 7. Berbadan sehat (jasmani
dan rohani). 8. Tamatan SMA/SMU/MAN Jurusan A-1 dan A-2 (Fisika dan
Biologi)/IPA dengan jumlah DANEM tidak kurang dari 41. 9. Belum pernah
menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam masa pendidikan dan
lanjutannya. 10. Tinggi badan tidak kurang dari 163 cm. 11. Sanggup
melaksanakan Ikatan Dinas Pertama selama 10 tahun terhitung saat
dilantik menjadi Perwira TNI dan bersedia ditempatkan di mana saja di
seluruh wilayah Republik Indonesia. 12. Harus ada persetujuan dari
orang tua/wali bagi yang belum berusia 21 tahun. 13. Bagi yang sudah
bekerja secara tetap sebagai pegawai/ karyawan disertai dengan: Surat
persetujuan dari Kepala Jawatan yang bersangkutan dan bersedia
diberhentikan dari status pegawai, bila diterima menjadi Karbol Akademi
TNI AU. 14. Harus mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian.

Tempat Pendaftaran:
Pangkalan Udara Medan di Medan, Sumatra Utara.
Pangkalan Udara Pekanbaru di Pekanbaru, Riau.
Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta, DKI Jaya.
Pangkalan Udara Husein Sastranegara di Bandung, Jawa Barat.
Pangkalan Udara Adisumarmo di Surakarta, Jawa Tengah.
Pangkalan Udara Iswahyudi di Madiun, Jawa Timur.
Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh di Malang, Jawa Timur.
Pangkalan Udara Eltari di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Pangkalan Udara Samsudin Noor di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Pangkalan Udara Hassanudin di Makassar, Sulawesi Selatan.
Pangkalan Udara Jayapura di Jayapura, Irian Jaya.
SMU Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah.

Biaya Pendidikan
  Semua biaya ditanggung negara.

Lain-lain
  PROGRAM STUDI
Bidang Studi Dasar Keperwiraan:
1. Tahap penanaman dasar keprajuritan TNI AU
2. Tahap penumbuhan kesadaran nilai Keperwiraan Matra Udara
3. Tahap pengembangan penghayatan.
Bobot kredit 38 SKS, terdiri dari kegiatan pengajaran bersifat teori/klasikal dan latihan.

Bidang Studi Profesi dibagi menjadi tiga jurusan:
1. Teknik Aeronautika
2. Teknik Elektronika
3. Teknik Manajemen Industri.
Bobot SKS masing-masing jurusan 82 SKS: 1. Dasar Profesi; 2. Penunjang
Profesi; 3. Profesi sesuai jurusan yang dipilih dengan kegiatan
pengajaran bersifat teori/klasikal dan praktikum.

Kegiatan pengajaran teori diberikan dalam bentuk tatap muka dan
terstruktur, sedangkan kegiatan praktikum dilaksanakan di laboratorium
AAU, di satuan-satuan TNI AU atau di Laboratorium Perguruan Tinggi
Mitra.

SKA: Jumlah SKS 120 dijabarkan dalam tujuh semester.

Pengelompokan Materi Ajaran: Setiap bidang studi dikelompokkan menjadi
kelompok materi ajaran: Dasar Keperwiraan; Dasar Profesi; Penunjang
Profesi; dan Profesi.

Materi Ajaran Dasar Keperwiraan:
1. Kejuangan: Pengetahuan Agama, sejarah perjuangan, kepemimpinan, dan Pancasila
2. Kedirgantaraan: pengetahuan penerbangan, pengetahuan navigasi udara, pengetahuan PLLU, dan Meteo
3. Latihan: Latihan Para Dasar, Latihan Wahana Tirta Paksa, Latihan
Terbang Layang, Latihan Bhuana Paksa, Latihan Cakra Wahana Paksa, dan
Latihan Integrasi Taruna Dewasa Nusantara
4. Bahasa: Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
5. Jasmani Kemiliteran: pembentukan dasar kemiliteran dan pembentukan kopel olahraga.

Program Pengajaran Teknik Aeronautika:
1. Dasar Profesi: Matematika, Fisika, Kimia, Pengenalan Komputer, dan Metode Komputasi.
2. Penunjang Profesi: Dasar Elektronika, Dasar Avionik dan Radar, Dasar Manajemen.
3. Profesi : Ilmu Logam, Aerodinamika, Mekanika Fluida, Mekanika
Teknik, Thermodinamika, Propulsi, Mekanika Terbang, Konstruksi Pesawat,
Tugas Akhir, dan Praktikum.

Program Pengajaran Teknik Elektronika:
1. Dasar Profesi: Matematika, Fisika, Kimia, Metode Komputasi, dan Gambar Teknik.
2. Penunjang Profesi: Aerodinamika, Konstruksi Pesawat Terbang, Propulsi.
3. Dasar Manajemen Profesi: Rangkaian Listrik, Elektronika, Teori Medan
Elektromagnetik, Saluran Transmisi, Teknik Komputer, Program Komputer,
Sistem Komunikasi, Radar, Avionik, Tugas Akhir, dan Praktikum.

Program Pengajaran Teknik Manajemen Industri:
1. Dasar Profesi : Matematika, Fisika, Kimia, Gambar Teknik, dan Pengenalan Komputer.
2. Penunjang Profesi : Aerodinamika, Konstruksi Pesawat Terbang, Propulsi, Dasar Elektronika, Dasar Avionik dan Radar.
3. Profesi : Teori Organisasi, Ekonomi Pengenalan Komputer, Manajemen
Sumber Daya, Manajemen Materiil, Akuntansi Manajemen Produksi, Tugas
Akhir, dan Praktikum.

Program Studi
Fakultas Jurusan Program Studi Jenjang Program Akreditasi Poin 1 Poin 2 Tahun Akr. Catatan
    Teknik Elektronika D3 reguler          
    Teknik Manajemen Industri D3 reguler          
    Teknik Aeronautika D3 reguler

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: