Skip to content
April 28, 2009 / dewanggastanpbg

Penempatan Spesialisasi Akuntansi Pemerintahan

Lulusan spesialisasi akuntansi dapat memilih instansi kerja sesuai dengan kemampuan dan daya tampung instansi pengguna antara lain:

  1. Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK)
    Tugas utama BPPK adalah pelaksana tugas di bidang pendidikan, latihan, dan penataran keuangan negara yang bertanggung jawab langsung kepada Menteri Keuangan. Susunan organisasinya terdiri dari beberapa pusdiklat yaitu Pusdiklat Pegawai, Pusdiklat Anggaran, Pusdiklat Perpajakan, Pusdiklat Bea dan Cukai, Pusdiklat Keuangan Umum, dan Balai Diklat Keuangan I-VII yang ada di Medan, Palembang, Yogyakarta, Malang, Ujung Pandang, Balikpapan, dan Jakarta. Misinya sebagai Center of Excellence for Financial Excellence yaitu menghasilkan Financial Excellence.
  2. Badan Akuntansi Keuangan Negara (BAKUN)
    Badan ini didirikan untuk melaksanakan Sistem Akuntansi Pemerintah yang mencakup Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat yang diselenggarakan oleh Departemen Keuangan dan Sistem Akuntansi Instansi yang diselenggarakan oleh lembaga atau departemen. Tugas pokoknya adalah menyelenggarakan akuntansi keuangan pemerintah dan pembinaan akuntansi pemerintah, serta menyusun perhitungan anggaran negara dan penatausahaan inventaris kekayaan negara. BAKUN menyelenggarakan akuntansi negara untuk semua departemen dan lembaga nondepartemen.
  3. Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM)
    Lembaga ini berfungsi sebagai pengendali dan pelaksana pasar modal di Indonesia. Tugas utamanya adalah mengikuti perkembangan dan mengatur pasar modal sehingga efek dapat ditawarkan dan diperdagangkan secara teratur, wajar, efisien, serta melindungi kepentingan pribadi pemodal dan masyarakat umum. Lembaga ini juga membina dan mengawasi lembaga yang terlibat langsung dalam pasar modal. Tugas pokok tersebut ditunjang dengan fungsinya yang meliputi penyusunan dan pelaksanaan pasar modal, perizinan, pembinaan, dan pengawasan terhadap lembaga-lembaga yang bergerak di pasar modal.
  4. Inspektorat Jenderal Departemen Keuangan (Irjen Depkeu)
    Lembaga ini merupakan Satuan Pengawas Intern di Departemen Keuangan yang bertugas mengawasi kegiatan instansi-instansi yang berada di Departemen Keuangan agar dalam pelaksanaan tugasnya sesuai dengan sistem atau prosedur yang sudah ditetapkan.
  5. Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan (DJLK)
    Tugasnya adalah melaksanakan tugas di bidang lembaga keuangan berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh menteri dan peraturan lainnya. Adapun fungsinya adalah:

    • memberikan perumusan kebijaksanaan teknis, pembinaan, dan perizinan di bidang lembaga keuangan dan jasa usaha pembiayaan, asuransi, dan dana pensiun,
    • pengelolaan penerusan pinjaman dan investasi negara,
    • pengelolaan penerimaan negara yang berasal dari minyak dan bukan minyak dan pajak ekspor,
    • pembinaan akuntan publik dan jasa penilai,
    • pengamanan teknis atas pelaksanaan tugas pokok DJBC.
  6. Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
    Merupakan instansi tulang punggung penerimaan kas negara. Instansi ini bertugas dalam bidang pemberian penyuluhan pajak kepada masyarakat, pelayanan pajak kepada Wajib Pajak, dan melakukan pemeriksaan pajak. Lulusan STAN terbanyak ditempatkan di instansi ini menyebar di seluruh Indonesia.
  7. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)
    Peran lembaga ini dalam penerimaan APBN cukup besar. Tugas pokoknya adalah memungut pajak negara dalam bentuk bea, cukai, dan pungutan lainnya, serta mengamankan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pemasukan dan pengeluaran barang ke atau dari wilayah Indonesia
  8. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
    Merupakan salah satu lembaga tinggi negara yang tugas pokoknya memeriksa tanggung jawab pemerintah tentang keuangan negara dan semua pelaksanaan APBN. Fungsinya antara lain adalah :

    • menguji apakah pengeluaran negara mengikuti APBN dan ketentuan lainnya;
    • menilik apakah penggunaan keuangan negara telah dilakukan dengan cara-cara yang yang dapat dipertanggungjawabkan.

    BPK selalu konsisten dalam peningkatan kualitas pegawai dengan meningkatkan pendidikan pegawainya ke jenjang yang lebih tinggi, juga aktif mengirimkan pegawainya mengikuti short course maupun pendidikan S2 dan S3 ke Inggris, Australia, Kanada, Malaysia, dan negara lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: